Saturday, June 13, 2020

Begini Cara Menghitung Bunga Deposito Bank

Begini Cara Menghitung Bunga Deposito Bank - Deposito bank menjadi salah satu investasi yang banyak diminati oleh masyarakat. Berbeda dengan kita menabung biasa yang dapat diambil kapan saja, deposito sendiri hanya dapat melakukan penyetoran dan penarikan pada waktu tertentu. Ketika kamu menarik deposito namun belum pada waktu jatuh temponya, maka akan dikenakan potongan pada tabungan mu.

kalkulator untuk deposito


Tetapi kenapa deposito sangat familar sebagai investasi? Deposito memiliki bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa, selain itu juga memiliki risiko yang rendah dibanding produk investasi lain seperti saham. Deposito sangatlah cocok bagi kamu yang ingin menabung di tempat yang aman sekaligus melakukan investasi. Tetapi perlu diketahui bahwa keuntungan yang didapat tidak terlalu tinggi karena faktor resiko yang ada pun juga rendah. Ya bisa dibilang, deposito bank menjadi salah satu alternatif untuk mengamankan uang pribadimu di bank dalam jangka waktu tertentu.

Baca juga: Fitur Internet Banking HSBC

Biasanya orang akan melihat suku bunga deposito terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melalukan simpanan deposito di bank. Calon nasabah bisa dibilang akan memilih bank mana yang memiliki suku bunga deposito yang tinggi sebagai keuntungan. Dalam hal ini bunga deposito bank bisa dikatakan sebagai bentuk investasi karena keuntungan yang dapat diambil dalam jangka waktu tertentu.

Sebelum memutuskan untuk membuka rekening deposito, alangkah baiknya jika kamu mengetahui cara menghitung bunga deposito yang akan didapat ketika kamu berinvestasi nantinya. Jangan salah dalam deposito pun kamu juga akan dikenai potongan pajak untuk jumlah tertentu. Maka perhitungan awal yang tepat akan menentukan hasil akhir investasi dalam deposito.

Bagaimana Cara Menghitung Bunga Deposito Bank ?


Untuk memudahkan menghitung bunga deposito, akan saya berikan contoh dan analogi seseorang yang berinvestasi dalam deposito agar kamu paham.

Contoh:
Kiki dan Nindya adalah kakak adik yang mempunyai dana lebih dan ingin membuka rekening deposito. Kelebihan dana mereka berdua memiliki nominal yang berbeda,  Kiki sebesar Rp 6 juta, sedangkan Nindya Rp 12 juta. Kakak adik ini ingin menyimpan dananya di deposito dengan tenor 3 bulan. Bunga deposito yang ditetapkan oleh bank untuk deposito dengan jangka waktu 3 bulan adalah 7,5%.

Meskipun belum ada 3 bulan dana mereka tersimpan dalam deposito, mereka ingin menghitung bunga akhir yang akan didapat dari simpanan dana mereka. Untuk menghitungnya, berikut rumus bunga deposito sederhana:

  • Bunga Deposito untuk Simpanan Kurang dari Rp7,5 juta (masa tenor dalam bulan). Bunga deposito = jumlah uang simpanan x bunga per tahun x tenor : 12
  • Bunga Deposito untuk Simpanan Lebih dari Sama Dengan Rp7,5 juta (masa tenor dalam bulan). Bunga deposito = jumlah uang simpanan x bunga per tahun x 80% x tenor : 12
  • Catatan: 80% yang terdapat pada rumus mencari bunga deposito untuk simpanan lebih dari Rp7,5 juta di atas adalah persentase dari keuntungan yang sudah dikurangi dengan persentase pajak sebesar 20%.
  • Misal saja bunga deposito tenor 12 bulan adalah 7,5%, maka bunga deposito yang jumlah dana simpanannya lebih dari Rp7,5 juta secara riil harus dikurangi dengan 20% dari 7,5% yaitu sebesar 1,5%. Sehingga, bunga riil yang akan diterima pada deposito tenor 12 bulan dengan jumlah simpanan di atas Rp7,5 juta adalah 6%.
Baca juga: Gunakan Asuransi Ini untuk Perlindungan Bisnis

Perhitungan bunga deposito milik Eva


Pendapatan bunga deposito (per bulan) = Rp 6 juta x 7,5% x 3 : 12 = Rp 112.500

Perhitungan bunga deposito milik Evi


Pendapatan bunga deposito (per bulan) = Rp 12 juta x 6% x 3 : 12 = Rp180.000

Perhitungan bunga deposito juga bisa didapat dalam waktu harian dengan rumus yang mirip dengan bunga deposito bulanan, seperti berikut ini:

  • Bunga Deposito untuk Simpanan Kurang dari Rp7,5 juta (masa tenor dalam hari). Bunga deposito = jumlah uang simpanan x bunga per tahun x jumlah hari : 365
  • Bunga Deposito untuk Simpanan Lebih dari Sama Dengan Rp7,5 juta (masa tenor dalam hari). Bunga deposito = jumlah uang simpanan x bunga per tahun x 80% x jumlah hari : 365
Contohnya: 
Muis dan Nita ingin mengetahui bunga deposito yang akan didapatkan tiap harinya. Asumsi 1 bulan sama dengan 30 hari dan 1 tahun sama dengan 365 hari. Maka perhitungan bunga depositonya:

Perhitungan bunga deposito milik Muis


Pendapatan bunga deposito (per hari) = Rp 6 juta x 7,5% x 90 : 365 = Rp 110.958,904

Perhitungan bunga deposito milik Nita


Pendapatan bunga deposito (per hari) = Rp 12 juta x 6% x 90 : 365 = Rp 177.534,247

Demikian rumus sederhana untuk membantumu dalam menghitung bunga deposito bank yang akan didapatkan sehingga kamu dapat mengetahui potensi keuntungan. Selain itu kamu juga bisa menggunakan kalkulator untuk deposito yang ada di internet.

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon